Dalam wawancaranya, Simmons mengaku merasa sudah terlalu muak dengan musik tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bisa dibilang Simmons sangat membenci musik rap. Ketika ditanya apa alasannya, ia mengaku tidak memiliki alasan untuk menyukai musik rap.
"Musik rap akan mati sepuluh tahun dari sekarang. Lalu sesuatu yang lebih baik akan datang," lanjutnya.
Tidak seperti musik rap, Simmons memberikan pandangan berbeda mengenai electronic dance music alias EDM.
"Musisi EDM tidak menjadi orang lain. Ya, mereka hanya memencet tombol, tapi mereka menguasai penonton konsernya," kata Simmons.
Seakan menyimpulkan, Simmons mengatakan musk rock sebenarnya telah mati. Kalau pun ada, musisi rock yang tersisa dianggapnya sudah tidak bertenaga.
"Tidak ada lagi band baru. Semuanya terasa tua, bahkan Foo Fighters dan Pearl Jam," ujar Simmons.
"Tapi ada beberapa musisi yang bercita rasa rock, seperti Lady Gaga. Ia bisa melakukan hal yang lebih rock dibanding Madonna," lanjutnya.
Simmons menggarisbawahi musik rock bakal mati karena tidak ada lagi label rekaman yang mau membantu para musisi tersebut.
Label rekaman, masih menurut Simmons, hanya mau membesarkan musisi karaoke, yang bernyanyi dan berjoget di atas panggung.
Kepada seluruh musisi baru, apalagi yang juga menulis musiknya sendiri, Simmons mengatakan jangan patah semangat.
Bagi pria yang telah berusia 66 tahun ini, pasti akan ada jalan keluar dari setiap kesulitan yang terjadi di industri musik.
"Jangan dulu berhenti bekerja keras. Tidak ada hal yang tidak bisa dilewati. Masih banyak label rekaman yang memperhatikan Anda," kata Simmons.
(ard/ard)