Pasalnya, mengutip Reuters Kuba sedang menyambut kedatangan tamu internasional lain yang lebih penting, yakni Presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Ini kunjungan Presiden AS pertama sejak 1928 dan hubungan kedua negara memburuk.
Obama mendarat di Kuba pada Minggu, dan akan berkunjung selama 48 jam. Kunjungan itu membuktikan upaya Obama selama 15 bulan terakhir mengembalikan hubungan internasional kedua negara yang saling berdiam diri usai Perang Dingin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konser The Rolling Stones di Kuba sebenarnya tidak ada dalam jadwal tur Amerika Latin mereka. Namun band pelantun As Tears Go By itu menambahkannya. Selain menjadi penampilan pertama setelah dilarang, mereka juga jadi musisi rock internasional pertama yang akan menginjakkan kaki di Kuba.
"Mereka suka menjadi pertama dalam segalanya," ujar Skjerseth. The Rolling Stones ingin menghibur masyarakat yang sudah bertahun-tahun menanti mereka di negara berideologi komunis itu.
Untuk konser di sana, The Rolling Stones membawa 61 kontainer berisi 500 ton peralatan panggung. Semua itu didatangkan dengan Boeing 747 dari Meksiko, tempat konser terakhir mereka di Amerika Latin, Jumat mendatang menjelang aksi panggung. (rsa)