Dikutip dari NME, Number One merupakan hasil kolaborasi kelompok musik bentukan DJ Diplo itu bersama DJ Grandtheft yang terangkum di album musik Peace is The Mission (2015).
Di album musik tersebut juga ada kolaborasi Major Lazer dengan Ariana Grande, Ellie Goulding, Pusha T dan Travi$ Scott, tak terkecuali lagu Lean On yang digarap bareng Mo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada awal bulan ini, Major Lazer mencuri perhatian dengan menjadi musisi asal Amerika Serikat pertama yang tampil di Kuba setelah hubungan kedua negara ini kembali langgeng pada Juli tahun lalu.
"Yang saya ingat, Kuba telah menjadi inspirasi bermusik saya sejak dulu. Kuba memiliki kebudayaan yang memengaruhi kebudayaan dunia, terutama bagi saya yang tumbuh besar di Florida," kata Diplo, melalui keterangan resmi yang dikutip NME.
"Untuk bisa kembali ke Kuba, kali ini bersama Major Lazer, tentu saja saya merasa bangga," lanjutnya.
Setelah tampil, Major Lazer mengunggah video dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Kuba di akun Facebook-nya.
"Terima kasih banyak untuk seluruh teman kami di Kuba yang telah menerima kami dengan penuh cinta. Havana akan selalu kami kenang," tulis Major Lazer.
Seakan merasa tidak cukup, Diplo juga menulis ucapan serupa di akun Facebook-nya.
"Tidak ada polusi, tidak ada papan iklan, tidak ada internet, tidak ada mode terbaru, hanya ada kebersamaan. Itu memang terlihat sederhana, namun terasa besar," tulis Diplo.
[Gambas:Youtube] (ard/vga)