Hull mengatakan kalau para hipster yang datang ke acara musiknya sangat pengecut dan terlalu kaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini, Block Festival telah sukses diselenggarakan di Minehead, Inggris, pada pertengahan Maret kemarin.
"Setelah lebih dari sepuluh tahun, kami memutuskan untuk mengakhiri acara musik ini," tulis Hull dalam artikel yang dimuat di The Spectator belum lama ini.
"Hal ini dikarenakan anak muda zaman sekarang tidak tahu cara berpesta. Mereka terlalu aman dan membosankan," lanjutnya.
Hull mengatakan kalau anak muda zaman 1980-an dan 1990-an lebih seru jika datang ke acara pesta.
Para anak muda yang sudah beranjak tua itu dirasa lebih menghargai musik dan tradisi pesta.
"Hipster bahkan meminjam nama dari kebudayaan orang tua mereka. Hipster terlalu pengecut dan kaku. Mereka menyukai musik, tapi tidak bisa menghidupkan pesta," ujar Hull.
"Mereka minum sangat sedikit. Mereka menghilangkan tujuan awal berpesta," lanjutnya.
Kemudian Hull mengakhiri tulisannya dengan menyoroti para DJ yang dibayar terlalu mahal untuk memainkan musik yang tidak enak didengar.
"Jika itu ide Anda untuk berpesta, silakan saja. Saya akan pergi dari sini," kata Hull.
(ard/ard)