Saat diwawancarai Pride Source, baru-baru, sang wanita 46 tahun menyinggung soal orientasi seksual dan merasa terberkati jika salah satu putranya ternyata gay.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia melanjutkan, “Saya cukup beruntung mendapat hidup yang diberkati. Saya bisa keliling dunia dan bertemu bermacam-macam orang. Tak penting apakah dia gay, heteroseksual, apa pun lah. Ada orang baik dan orang jahat."
Gwen juga selalu bertanya pada kawan-kawan gay-nya tentang pengalaman mereka tumbuh besar. “Sulit menjadi alternatif, menjadi bukan mainstream, atau menjadi berbeda, jika kita mau menyebutnya demikian.”
“Saya merasa [hal demikian] semakin lama semakin berkurang. Sulit saya pahami karena saya tak melihat ada perbedaan atau aneh atau sejenisnya. Semuanya demikian normal bagi saya.”
Pelantun Make Me Like You itu hanya ingin memastikan dapat menghabiskan sebanyak mungkin waktu bersama tiga putranya. Gwen kini sedang dekat dengan kolega coach di acara The Voice, Blake Shelton.
(vga)