Bontel sendiri resmi meninggalkan band yang mempopulerkan lagu Tiga Hari Untuk Selamanya ini pada September tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagu Keruh diciptakan oleh formasi baru ini. Float membutuhkan waktu sampai tujuh bulan untuk meracik lagu itu sejak Oktober 2015 hingga resmi dirilis pada Minggu (3/4) dalam format digital.
Jika membandingkan dari lagu-lagu Float sebelumnya, lagu ini memiliki sentuhan yang berbeda. Adanya suara flute dan organ menjadi unsur yang sangat berbeda dari lagu ini.
Namun secara tempo dan pilihan kata dalam lagu tidak jauh berbeda dengan lagu Sementara yang telah mereka rilis sebelumnya.
Proses mixing yang tepat membuat kualitas aransemen lagu ini menjadi terdengar sangat baik. Contohnya petikan gitar dan suara Meng yang terdengar sangat jernih dalam lagu ini.
"Untuk pertama kalinya, kami merilis sebuah karya rekaman dengan format audio beresolusi tinggi (24-bit, 48kHz) agar setiap detil bunyi dalam komposisi musiknya dapat seutuhnya menyampaikan makna lagu ini," tulis Float.
"Meski format audio beresolusi tinggi ini hanya tersedia di iTunes & Apple Music, format lain juga dapat diperoleh di digital stores lain," lanjutnya.
Sebelum merilis lagu ini, Float juga sudah melakukan publikasi sejak Maret. Mereka mengunggah vide promosi berdurasi 30 detik Youtube. Video tersebut memperlihatkan suasana saat rekaman lagu Keruh di studio.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)