Hasilnya, album terbaru Kanye The Life of Pablo unggul sebagai karya debut Amerika Serikat di tangga lagu Billboard 200 dari sisi kekuatan pendengar streaming. Lewat album itu, Kanye membuktikan layanan streaming mendongkrak penjualan albumnya.
The Life of Pablo merupakan album studio ke-tujuh dari Kanye, sekaligus karya ke-tujuh pula yang unggul di Billboard 200. Secara fisik, album itu terjual 28 ribu kopi. Angka penjualan streaming-nya jauh lebih fantastis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut data yang dicatat layanan musik Spotify, Pablo didengar secara streaming sebanyak 50 juta kali di AS, pekan lalu.
Kesuksesan Kanye mengekor apa yang pernah dicapai Rihanna dengan album Anti-nya. Pada Maret, album itu juga memuncaki Billboard 200 dengan penjualan 17 ribu kopi secara fisik dan streaming sebanyak 36 juta (24 ribu unit album).
Rihannya juga merilis albumnya secara eksklusif di Tidal pada Februari lalu, sebelum membuatnya tersedia di beberapa penyedia layanan streaming lain.
Streaming mungkin menjadi jawaban bagi sebagian musisi, sementara musisi lain seperti Swift mempertanyakan nilai komersialnya. Menurut Swift, musik seharusnya dihargai lebih tinggi dibanding hanya didengar streaming.
Swift juga membuktikan itu. Albumnya 1989, meski ditarik dari peredaran streaming, berhasil mencapai rekor penjualan terbanyak pada tahun lalu. Begitu pula penjualan album fisik 25 dari Adele berjaya di Inggris dan Amerika Serikat. (rsa/vga)