Ketika diwawancara oleh stasiun radio Inggris, seperti yang dikutip dari NME pada Senin (24/4), Gervais mengaku kalau sering berkirim surat elektronik dengan si Ziggy Stardust.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memberinya DVD The Office. Ia lalu mengirim surat elektronik kepada saya dan berkata kalau ia tertawa ketika menontonnya," kata Gervais.
Surat elektronik yang ditulis Gervais kepada Bowie terakhir kali dikirim pada dua minggu sebelum sang legenda meninggal dunia.
Gervais mengaku tidak memiliki firasat apapun ketika surat elektronik itu tak kunjung dibalas, hingga akhirnya ia mengetahui kalau Bowie telah meninggal dunia.
"Ia selalu membalas dan menyimpan surat elektronik dari siapapun. Ia selalu membalasnya dengan bahasa yang sangat lucu. Ia orang yang sangat baik hati. Sepertinya ia sempat membaca surat elektronik saya sebelum menutup mata," ujar Gervais.
Sama seperti dirinya, Gervais merasa kalau Bowie bukanlah pribadi yang selalu serius.
Gervais bahkan mengatakan kalau Bowie ialah penggemar tayangan komedi.
"Ketika tampil dalam Extras, kami tidak menyangka ia bisa berakting sekonyol itu. Ia juga memerankannya dengan profesional," kata Gervais.
Bowie meninggal dunia hanya beberapa hari setelah ulang tahunnya yang ke-69 tahun pada Januari kemarin.
Sebelum menutup mata, Bowie sebenarnya baru saja merilis album musik terbarunya yang berjudul Blackstar.
Gervais baru mengetahui kalau sahabat penanya meninggal dunia setelah ia rampung memandu acara ajang penghargaan Golden Globes 2016.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)