Namun Olsen rupanya bahkan tidak tertarik menjadi terkenal. Menjadi aktris seperti yang sekarang dilakoninya, dan semakin populer lewat film-film Marvel yang terus membombardir publik, bukan berarti ia haus ketenaran maupun harta yang melimpah.
"Saya ingin menjadi aktris, tapi rasanya sangat klise. Saya pikir jika saya bisa membuatnya lebih seperti pengalaman teater, saya bisa membenarkan itu. Tapi selebritas dan ketenaran adalah hal aneh buat saya. Saya tidak punya hasrat untuk semua itu," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika usia saya masih sembilan atau 10 tahun, saya berpikir untuk berhenti berakting. Jadi [menjadi aktris] bukanlah hal sungguhan," tuturnya kepada BANG Showbiz seperti dikutip Female First, dalam premiere film di London.
"Ketika saya masih kecil, saya tidak ingin bekerja sebagai bintang cilik. Tapi sebagai pribadi dewasa, saya selalu ingin menjadi aktris. Makanya saya sangat bersyukur atas semua pekerjaan yang ada," tuturnya lagi.
Dalam Captain America: Civil War, karakter Olsen lebih menonjol dibanding sebelumnya saat dirinya pertama ditemukan di Avengers: Age of Ultron. Porsi aktingnya bahkan hampir menyamai Black Widow atau Johansson.
Olsen sudah mengawali akting sejak 1990-an. Namun aktingnya yang memukau baru menyentak publik saat membintangi Martha Marcy May Marlene pada 2011. Sejak itu ia memainkan beberapa film seperti Liberal Arts, Kill Your Darlings, Oldboy, dan In Secret.
Olsen baru masuk keluarga Marvel Cinematic Universe saat muncul sebagai kameo di akhir film Captain America: The Winter Soldier. Penampilannya di sana merupakan persiapan untuk Avengers: Age of Ultron pada 2015.
Selain menjadi Scarlet Witch yang punya kekuatan mengendalikan pikiran serta objek di dunia Marvel, Olsen juga masih bermain film seperti Godzilla dan I Saw the Light. (rsa)