Tempat penyimpanan berupa ruangan besar di bawah tanah itu diduga berisi ratusan materi musik milik sang pelantun Purple Rain yang belum sempat dirilis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Materi di sana terlalu banyak untuk dirilis," lanjutnya.
"Sejumlah materi bisa dihasilkan dalam waktu sebulan, padahal musisi lain melakukannya dalam waktu setahun atau lebih," ujar Rogers.
Setelah tempat penyimpanan itu dibongkar, belum diketahui siapa yang berhak untuk menangani warisan yang terkandung di dalamnya.
Pasalnya, Pengadilan Minnesota mengatakan kalau Prince tidak meninggalkan selembar surat wasiat pun kepada keluarga maupun temannya.
Prince menutup mata pada Kamis (21/4) kemarin. Pihak berwajib mengatakan kalau tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuhnya sebelum meninggal dunia.
Hingga saat ini, kasus kematian Prince masih terus diselidiki.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)