Ketika diwawancarai oleh CNNIndonesia.com di kawasan Senayan, Jakarta, pada Sabtu (30/4), Rully menjawab santai mengenai anggapan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senyawa diminta untuk menggubah aransemen musik untuk pertunjukan wayang kontemporer dari Les Remouleurs yang bertajuk L'Oiseau (Sang Burung).
Salah satu anggota Les Remouleurs, Anne Bitran, mengenal Senyawa saat mereka tampil di Eropa beberapa tahun yang lalu.
"Setelah mengenal Senyawa, saya langsung ingin berkolaborasi dengan mereka," kata Bitran.
Tidak hanya tampil di Indonesia, Senyawa juga akan ikut Les Remouleurs untuk tampil di Perancis dan beberapa negara Eropa lainnya.
Band yang terbentuk sejak 2010 ini akan berada di Eropa sejak September hingga Oktober.
"Bersama Les Remouleurs kami akan tampil di Paris, Berlin dan Polandia. Di sela-sela penampilan, kami juga akan mencari tempat-tempat pertunjukan kecil," kata Rully.
Sebelum terbang ke Perancis, Senyawa akan berkolaborasi dengan beberapa musisi di Australia dan Jepang.
"Jadi sebelum ke Perancis, kami akan menyambangi Australia pada Mei dan Jepang pada Agustus," kata Rully.
Kolaborasi dengan seniman dan musisi asing bukan hal yang baru bagi Senyawa.
Tercatat, mereka pernah berkolaborasi dengan Lucas Abela, Yasuke Akai, Jon Sass, Damo Suzuki, Jerome Cooper, Keiji Haino, Melt Banana, Tatsuya Yoshida, Charles Cohen, David Shea dan Kazuhisa Uchihashi.
Senyawa juga pernah menjalani belasan tur di kota-kota di Eropa pada 2014.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)