Dalam wawancara untuk program Good Morning America, wanita 45 tahun ini mengungkapkan rasa kehilangan yang “mengerikan” sekaligus menyakitkan. Namun hal ini membuatnya lebih mandiri.
“Saya merasakan banyak hal. Saya merasa sangat bersalah. Seolah seharusnya saya menjadi anak yang lebih baik,” kata Natasha yang masih belia ketika ibunya tiada, baru 11 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Natalie tewas tenggelam pada 29 November 1981 saat berlayar bersama suaminya, aktor Christopher Walken, di perairan Catalina Island di California, Amerika Serikat.
Sebelumnya, Natalie menikah dengan Robert Wagner, dan memiliki anak bernama Courtney. Sepeninggal Natalie, Natasha dibesarkan oleh sang aktor tampan, sekalipun bukan anak kandungnya.
“Saya sangat menyayanginya,” kata Natasha tentang Robert. “Dia pemenang sejati, pelindung saya. Dia ayah sekaligus ibu saya. Dia akrab dengan ayah kandung saya. Bersama, mereka membesarkan saya.”
Natasha yakin, Robert sama sekali tak terlibat dalam kematian tragis ibunya. “Saya tahu, dia bukan pelakunya. Menurut saya, kematian ibu murni akibat kecelakaan.”
Sebagai penghormatan bagi sang ibu, Natasha meluncurkan parfum bermerek Natalie. Aromanya perpaduan gardenia dan orange blossom, kesukaan sang ibu yang membangkitkan memori masa kecil.
Dulu, Robert selalu menyatakan kepada Natasha bahwa ibunya telah pergi dan berubah wujud menjadi kupu-kupu jelita. Kini, ia pun menyatakan hal serupa kepada putrinya, Clover.
[Gambas:Youtube] (vga/vga)