Seperti diberitakan Independent, adanya nama aktris Harry Potter itu pertama ditemukan oleh The Spectator, dalam pencarian basis data yang menyebut lebih detail soal skandal pengemplangan pajak itu.
Senin (9/5) malam, Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ) mengumumkan lebih dari 200 ribu data di situsnya. Data ini berisi informasi perusahaan maupun yayasan yang bisa dicari keterkaitannya dengan skandal pajak yang menghebohkan dunia itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Emma, seperti pribadi kelas atas lainnya, punya hubungan dengan perusahaan offshore yang semata-mata bertujuan untuk melindungi anonimitas dan keselamatannya," demikian perwakilannya menyatakan.
Sementara perusahaan offshore, tidak harus mempublikasikan nama-nama pemegang sahamnya. Itu sebabnya Watson memilihnya.
"Emma jelas sama sekali tidak menerima keuntungan pajak atau keuangan dari perusahaan offshore ini, hanya untuk privasi," tutur perwakilan Watson, menegaskan lagi. Berhubungan dengan perusahaan semacam itu, mengutip Independent, tidak lantas ilegal.
Namun perusahaan offshore juga digunakan banyak tokoh dari berbagai negara untuk menyalahgunakan finansial dan pajak. Beberapa tokoh besar disebutkan terkait, termasuk kerabat Perdana Menteri Inggris, Presiden China, dan Presiden Ukraina. (rsa)