Meski sukses di pasaran, namun tidak sedikit orang yang mengkritik keputusan DJ sehebat Diplo dan Skrillex untuk berkerja sama dengan bintang pop Bieber.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Rolling Stone pada Sabtu (14/5), Skrillex akhirnya angkat bicara mengenai kritikan yang dialamatkan kepada Jack Ü, kelompok musik elektronik bikinannya.
"Saat ini, saya ingin berkata kepada mereka kalau saya senang dapat berkerja sama dengan Bieber. Saya menggemari bakatnya. Mengapa saya harus menolak tawaran besar ini?" lanjutnya.
Musik elektronik bisa dibilang adalah hal baru bagi Skrillex. Sebenarnya ia terjun ke dunia musik dengan menjadi personel band emo bernama From First To Last.
Masih dalam wawancara yang sama, Skrillex pun menjelaskan perjalanan kariernya itu.
"Musik itu harus berbahaya, apalagi musik rock. Ketika saya merasa musik rock tidak lagi berbahaya, maka saya pindah ke elektronik," ujar Skrillex.
"Bisa dibilang, saat ini musik elektronik dan hip-hop sangat berbahaya," lanjutnya.
Namun Skrillex tidak bermaksud melarang anak muda untuk membentuk band.
Ia tetap mendukung pergerakan musik, terutama punk, yang biasanya menjadi genre awal bagi seseorang terjun yang ke dunia musik.
"Musisi yang baik ialah musisi yang bisa memanfaatkan segala sesuatu di sekelilingnya menjadi lebih bermanfaat. Jika kini hanya ada komputer, mereka bisa menggunakan komputer untuk bermusik," kata Skrillex.
"Tapi jika mereka bisa bermusik dalam studio, saya tetap mendukungnya," lanjutnya.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)