Menza pingsan usai membawakan lagu ke-tiga saat tampil dengan bandnya OHM di klub Baked Potato, California, tempat tinggalnya, kata juru bicara keluarga J. Marshall Craig yang juga biografernya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menza menjadi drummer Megadeth dari 1989 hingga 1998, periode puncak kesuksesan band tersebut, kata Craig. Dia bermain drum dan ikut konser untuk album Rust in Peace, Countdown to Extinction, Youthanasia dan Cryptic Writings.
Pertengahan tur 1998, Menza menemukan tumor di lutut dan terpaksa berhenti karena harus operasi. Megadeth mencari penggantinya dan Menza tidak diminta kembali.
Dalam memoar yang akan dirilis, Menza melontarkan pujian untuk para anggota Megadeth, termasuk Mustaine, dan menganggap dirinya beruntung bisa menjadi bagian dari band legendaris itu.
Mendiang telah menjadi drummer di OHM yang juga berisi alumni Megadeth, Chris Poland, selama lebih dari setahun setelah bermain solo.
Menza juga merupakan seniman kayu yang punya rencana menggelar pameran seni di Houston bulan depan, seperti dilansir Reuters.
(sil)