Sang anak yang bernama Joe Corre, akan membakar koleksi punk itu pada 26 November mendatang, bertepatan dengan peringatan 40 tahun rilisnya lagu Anarchy in the UK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini menjadi ironis, karena Sex Pistols juga memiliki lagu yang menyindir Ratu Inggris berjudul God save the Queen.
"Bukankah lebih baik jika uangnya digunakan untuk amal? Sungguh keputusan yang sangat egois. Daripada membakar koleksi punk langka, lebih baik ia membakar koleksi pakaian dalamnya," kata Lydon.
Sebelumnya, melalui keterangan resmi, Corre sempat menyampaikan alasannya membakar koleksi langka punk.
"Kebudayaan alternatif dan punk menjadi terlalu mainstream. Bukannya menjadi pergerakan untuk perubahan, punk malah menjadi museum pengenangan," ujar Corre.
"Hal buruk yang bisa terjadi ialah orang-orang berhenti untuk memperjuangkan apa yang dipercaya. Mereka seakan perlu diledakkan sekali lagi," lanjutnya.
Tidak diketahui koleksi apa yang akan dibakar oleh Corre.
Namun banyak yang menduga koleksi yang akan dibakar ialah baju-baju berharga dan legendaris.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)