Jolie tidak akan mengajar masalah ekonomi. Ia hanya akan mengisi kelas master baru yang memperbincangkan soal keperempuanan, perdamaian, dan keamanan. Kepastian soal itu sudah diumumkan LSE, Senin (23/5) kemarin.
Seperti diberitakan Reuters, kelas yang diajar Jolie akan dimulai tahun depan. Itu adalah kelas pertama di dunia dan dijalankan oleh Pusat Keperempuanan, Perdamaian, dan Keamanan LSE yang dibuka tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak sendirian, Hague yang mendirikan lembaga itu juga ikut menjadi profesor tamu. Ia dan Jolie punya kesamaan, karena konsisten mengampanyekan penghentian kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.
Hubungan dekat itu diawali dari film In the Land of Blood and Honey, debut Jolie sebagai sutradara. Itu merupakan film yang berlatar perang Bosnia, sekitar tahun 1992 sampai 1995. Dalam peristiwa itu, dipercaya sampai 20 ribu perempuan diperkosa secara brutal.
Setelah film yang dirilis pada 2011 itu, Jolie dan Hague menggagas Inisiasi Pencegahan Kekerasan Seksual dalam Konflik pada 2012. Keduanya juga terlibat dalam konferensi global pertama soal isu itu di London, 2014. (rsa)