Sejak Spectre dirilis tahun lalu, sederet nama aktor sudah disebut untuk menggantikannya. Salah satu yang diunggulkan dan terus menjadi perbincangan adalah Tom Hiddleston. Ia bahkan dalam tahap "lebih lanjut."
Phil Nobile Jr dari Birth.Movies.Death.com, seperti dikutip Ace Showbiz menyebutkan, "Meski perbincangan berjalan lebih jauh, dan Tom sangat menginginkannya, belum ada tawaran resmi yang dibuat."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"[Mundur] itu bukan hal negatif. Saya seorang pencerita dan pada akhirnya saya ingin membuat cerita dengan karakter yang berbeda. Saya percaya ada sutradara-sutradara lain di luar sana yang bisa melakukannya sebaik saya. Dan seperti dengan Skyfall, harus ada arah yang tak terduga."
Menurutnya, Skyfall adalah film petualangan yang luar biasa. "Saya sangat menyukainya," ujar Mendes. Mengerjakan film itu, dianggapnya sebagai hak istimewa. "Pengalaman itu luar biasa bagi saya, tapi saya pikir ini waktunya orang lain yang melakukan pekerjaan hebat itu."
Menanggapi siapa yang akan menggantikan Bond berikutnya Mendes hanya melontarkan jawaban diplomatis. Ini bukan demokrasi, katanya. Bukan pula X Factor maupun referendum, pun tidak membutuhkan pemungutan suara.
"Barbara Broccoli memilih siapa yang akan menjadi Bond berikutnya, habis cerita. Tanpa itu, tidak mungkin ada Daniel Craig sebab dukungan publik untuk Daniel dulu nol. [Broccoli] lah yang mengatakan, 'Orang ini akan mengubah semuanya, saya akan mengujinya,'" ujar sang sutradara.
Siapa pun yang akan dipilih produser film seri James Bond itu, bisa dijamin akan berbeda dari ekspektasi masyarakat. Tapi itulah sisi brilian Broccoli, menurut Mendes. Ia bisa memunculkan sesuatu yang mengejutkan. (rsa/vga)