Kebetulan, karakter kesatria Ser Ilyn Payne masih hidup, maka aktor Wilko Johnson pun menyatakan keinginannya kembali ke Game of Thrones. Ser Ilyn Payne tidak pernah berbicara satu kata pun selama mengabdi kepada Raja Robert dan Raja Joffrey Baratheon.
"Saya merasa sangat senang untuk kembali ke Game of Thrones. Itu akan sangat menarik dan karakter saya masih hidup, jadi itu sangat mungkin," kata aktor Inggris berusia 68 tahun yang juga dikenal sebagai penyanyi, pemain gitar, penulis lagu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di musim ke-tiga sampai ke-enam yang sedang tayang setiap Senin di layar kaca melalui saluran televisi kabel, karakter Ser Ilyn Payne memang belum terlihat. Namun Wilko tetap mendapat perhatian dari produser serial paling laku di dunia itu.
Diakui oleh mantan pentolan grup band Dr. Feelgood dan The Blockheads ini, Game of Thrones adalah akting pertama dalam hidupnya. Terlebih perannya tidak membutuhkan dialog sedikit pun, seperti saat memenggal kepala Ned Stark.
"Itu kali pertama saya berakting, [adegan] yang harus saya lakukan adalah menatap lawan main. Lidah Payne sudah dipotong, jadi saya hanya memelototi orang dengan ancaman dan mengayungkan pedang seperti di adegan itu," kata Wilko.
Wilko adalah salah satu seniman multi talenta. Sebagai musisi, ia sempat membuat album bertajuk Going Back Home bersama vokalis grup band legendaris The Who, Roger Daltrey, selama proses pemulihan dari sakit kanker.
Ia mengaku tertarik untuk membuat album musik ke-dua bersama penyanyi yang sama-sama berdarah Inggris itu. Namun Roger sendiri sedang disibukkan oleh kegiatan The Who yang akan merayakan ulang tahun dan beberapa konser.
Wilko yang baru saja merilis autobiografi bertajuk Looking Back at Me, pada pekan lalu, menyinggung soal kolaborasi bareng Roger, "Rekaman pertama memang terjadi saat itu. Saya tidak tahu kalau kami bisa membuat skenario ulang untuk rekaman yang ke-dua."
(vga/vga)