NME mengabarkan, pemilik akun @j5zlol nekat dan tega menyelinap ke akun media sosial milik George Harrison. Dengan sok akrab, si peretas menyapa dan meminta personel The Beatles ini untuk mengirim pesan personal.
“Hey George, follow @j5zlol when you see this and shoot me a DM. I'll help you secure your accounts :) I don't want to cause you any harm, thanks bud,” tulis si peretas. Agaknya ia tak tahu, George telah tiada, pada 2001.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sial, saya membajak [Twitter] seseorang dan saya tidak tahu kalau dia telah meninggal... Salah saya,” cuit @j5zlol. "Ya sial. Saya meminta maaf. Saya benar-benar tidak tahu… Selama ini, saya tinggal di balik gua. Ini salah saya.”
Beberapa waktu lalu, aksi peretasan juga menimpa akun media sosial grup band Tame Impala. Tak main-main, si peretas mengicaukan kata-kata bernada ancaman teror ke akun Twitter milik Jet Blue, maskapai penerbangan AS.
"Saya memiliki 15 C4 di tas saya dan 12 pipebombs," tulis si peretas. Untung saja, para penggemar Tame Impala tidak terkecoh. Mereka segera mengenali ada sesuatu tidak beres. Kini, akun Twitter grup band asal Australia ini kembali normal.
Ringo Starr, George Harrison, Paul McCartney dan John Lennon "The Beatles." (Fox Photos/Getty Images) |
Ringo Starr, George Harrison, Paul McCartney dan John Lennon "The Beatles." (Fox Photos/Getty Images)