Baru-baru ini, sebagaimana dikabarkan Digital Spy, beberapa penggemar ramai membicarakan seri demo, salah satunya diberi tajuk All Mine yang diduga milik Gaga, via Idolator. Namun mutu suaranya tak terlalu bagus, jadi bisa saja palsu.
Isu peretasan album musik baru sang Mother Monster sebetulnya sudah menguar sejak April 2016. Ketika itu, laptop milik DJ White Shadow, rekan kolaborasi Gaga, dicuri. Ada kemungkinan materi di dalamnya diduga seri demo milik Gaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum lama berselang, John membocorkan tentang album musik baru milik Gaga. John mengatakan album tersebut akan tertunda sampai tahun depan. Pasalnya, Gaga sedang disibukkan dengan pertunjukan Beats 1 Rocket Hour sampai 2017.
"Saya sudah mendengar dua sampai tiga lagu untuk album baru. Gaga berkolaborasi dengan Mark Ronson dan itu benar-benar bagus. Anda akan senang bisa mendengar album itu akhir tahun ini atau tahun depan," kata John, seperti dilansir NME.
John bisa menjelaskan isi dari album Gaga karena telah bekerja sama dengan musisi asal Amerika itu. Ia mengaku telah menulis lagu bersama Gaga. Namun belum ada kepastian apakah lagu tersebut akan terdapat dalam album Gaga.
Tidak hanya disibukkan oleh acara, Gaga juga disibukkan dengan dunia akting. Bulan lalu dikabarkan gaga akan berperan dalam sebuah film. Sang pelantun Poker Face akan berperan sebagai Cilla Black dalam film yang mengisahkan penyanyi Dionne Warwick. Namun pihak Gaga membantah kabar itu, padahal sudah ada konfismasi dari Warwick sendiri.
Album baru nanti akan menjadi album ke-enam Gaga. Sebelumnya perempuan berusia 30 tahun itu telah membuat lima album.
Jika benar album terbaru Gaga rilis pada 2017, maka itu menjadi jeda terlama dalam karier Gaga membuat album. Biasanya Gaga membutuhkan jeda satu sampai dua tahun untuk membuat album baru.
(vga/vga)