"Saya harus bekerja keras agar dapat bermain gitar. Saya harus menerima kenyataan bahwa usaha keras itu tidak akan meningkatkan kemampuan saya," ujar sang pelantun lagu Tears in Heaven, dilansir NME.
Musisi berusia 71 tahun ini mengalami kerusakan saraf sejak 2013. Kerusakan saraf yang dinamakan neuropati perifer membuat Clapton kesulitan menggerakkan anggota tubuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semakin lama, sakit yang dirasakan Eric bukannya menyurut, tapi malah menjalar ke bagian tubuh lain. Tahun lalu, ia harus melawan rasa sakit di bagian bawah punggung.
Meski begitu, Clapton masih memiliki semangat untuk bermusik. Ia ingin menjelankan apa yang ia suka walau pernah membatalkan konser dan terlihat seperti ingin pensiun.
Pada awal Juni, Eric dikabarkan masuk dapur rekaman bersama The Rolling Stones. Sumber anonim menyatakan, Eric hanya datang ke studio untuk menyapa Mick Jagger dkk. Pertemuan itu berakhir dengan jamming dan merekam dua lagu.
"Saya akan mengizinkan diri saya untuk melakukan rekaman di studio. Saya tidak ingin berhenti pada satu titik yang dapat memalukan diri saya sendiri," kata Clapton.
Clapton memulai karier bermusiknya sejak 1962. Ia terkenal sebagai gitaris blues dan rock. Sampai saat ini ia sudah membuat 24 album.
Kualitasnya dalam bermusik juga sudah tidak diragukan lagi. Musisi asal Inggris ini berhasil meraih penghargaan musik bergengsi. Terhitung ia sudah mendapatkan 18 Grammy Awards dan Brit Awards untuk kontribusinya di ranah musik.
(vga/vga)