Pada Rabu lalu (8/6), pelantun Sorry ini terlibat aksi perkelahian dengan fans di depan Hotel Westin Cleveland usai pertandingan final NBA. Hanya gara-gara tidak sudi meladeni si fans yang meminta tanda tangannya.
Sebelumnya, Justin juga menolak menghadiri acara meet and greet usai berkonser, padahal fans sudah membayar mahal untuk sesi itu. Kekecewaan fans makin membuncah lantaran Justin membuat pengumuman di akun media sosial soal “larangan berfoto bareng.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal "larangan berfoto bareng" itu, si sumber menyatakan, tak terlepas kondisi Justin. "Dia hanya tidak ingin kelewat lelah. Sama sekali tidak ada maksud bersikap sok bintang. Di luar kesibukannya, Justin menjaga sikap senormal mungkin dan rendah hati.”
Saat menjadi bintang tamu acara bincang-bincang yang dipandung Ellen DeGeneres, pada 2015, Justin mengaku tidak ingin berpura-pura dan lebih memilih bersikap apa adanya. “Jadi dewasa, secara umum, memang tidak mudah,” kata Justin dikutip E! Entertainment.
Tapi sebadung-badungnya Justin, dia memang manusia biasa. Terbukti saat berkonser di Winnipeg, Manitoba, Kanada, pada Minggu (12/6), ia bersimpati untuk Christina Grimmie, kontestan The Voice yang tewas ditembak di Orlando, pada Jumat (10/6).
Rolling Stone mengabarkan, Justin menyanyikan lagu Purpose sembari terlentang di lantai panggung. "Can you hear me?" katanya penuh emosi seraya mengusap wajah dengan lengan. Adegan humanis itu direkam oleh fans dan diunggah di akun media sosial.
(vga/vga)