Kejang-kejang yang dialami pria asal New Orleans ini terjadi akibat "ledakan impuls listrik di otak melewati batas normal.” Mau tak mau ia membatalkan pertunjukannya di kelab malam Tao, dan beristirahat di Miami.
Sebelumnya, pada Senin (13/6), Wayne mengalami kejang-kejang saat hendak menempuh perjalanan udara dari Milwaukee, Wisconsin, menuju California. Saat itu, acara promosi mobile game terbarunya, Sqvad Up, pun batal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, baru beberapa menit pesawat lepas landas, Wayne kejang-kejang lagi. Pesawat segera mendarat darurat di bandar udara Omaha, Nebraska. Untuk ke-dua kali, penerbangan Milwaukee-California tertunda.
Pada Maret 2013, Wayne sempat mengalami kejang-kejang sampai tiga kali dalam satu waktu. Tentu saja ini membahayakan jiwanya karena pada saat bersamaan terjadi penurunan denyut jantung.
"Kabar buruknya adalah saya menderita epilepsi. Saya rentan mengalami kejang-kejang. Ini bukan kali pertama, ke-dua, ke-tiga, ke-empat, ke-lima, ke-enam, ke-tujuh,” kata Wayne saat diwawancarai sebuah stasiun radio.
“Saya sudah sering mengalami kejang-kejang, hanya saja kalian [media massa] tidak pernah mendengarnya. Tapi [kejang-kejang] ini semakin buruk karena saya mengalaminya tiga kali berturut-turut.”
Lebih jauh pelantun lagu Right Above It ini menjelaskan, “Begitu kejang-kejang yang ke-tiga, denyut jantung saya turun hingga 30 persen. Saya bisa mati [karena kejang-kejang], itulah mengapa [hal ini] begitu serius."
[Gambas:Youtube] (vga/vga)