Mengingat situasi Turki yang masih memanas pasca peristiwa berdarah—upaya kudeta dan penembakan di beberapa tempat—grup band asal Inggris, Muse, memutuskan untuk membatalkan konser mereka.
Sebagaimana yang diberitakan Billboard, Muse mengumumkan pembatalan konser di Istanbul, Turki, pada Selasa depan (26/7) via akun Twitter resmi. "Kabar terbaru untuk konser Istanbul kami," Muse mengawali pengumuman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami meminta maaf untuk segala ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan. Kami berharap bisa melihat penggemar Turki di lain waktu." Tak lupa Muse mempersilakan penggemar untuk mengembalikan uang pembelian tiket via biletix.com.
"Pergi ke Prancis lima hari setelah serangan Nice tapi anda tidak datang ke Istanbul!! Okay mate okay!!! tulis pemilik akun @spaceshoup dengan huruf kapital, yang menyiratkan kekecewaan dan kekesalannya pada sang pelantun lagu Starlight.
Pembatalan konser tidak hanya dilakukan oleh Muse. Sebelumnya, Festival One Love ke-15 juga ikut dibatalkan. Festival tersebut seharusnya diselenggarakan pada Minggu (17/7). Panitia melansir kabar duka ini via website resmi mereka.
“The 15th One Love Festival that was planned to be at Parkorman on 17th of July is not going to be performed. In case of organizing the festival in the forthcoming days, the new day will be announced as soon as possible.”
Selain itu, panitia juga menjelaskan soal pengembalian yang telanjur dibeli para penikmat musik, "Tickets that are bought for One Love Festival can be returned from Biletix. If a new date is stated, the tickets of July 17th will be valid.”
Jika saja tak ada kudeta dan Festival One Love jadi digelar pada hari Minggu (17/7) di Parkorman, Istanbul, maka para penikmat musik bakal dihibur oleh aksi hampir 100 grup band dan lebih dari 1.600 artis serta 220 ribu partisipan.
(vga/vga)