“[Siap] menggunakan kekuatan suara serta pilihan kami untuk menentang Donald Trump dan ideologi kebenciannya.” Demikian bunyi surat terbuka di Mic, dikutip Rolling Stone. Selama ini, Trump menebar retorika kebencian terutama terhadap kaum perempuan, Latin, dan penyandang cacat atau kelompok marginal.
Beberapa selebriti yang turut menandatangani petisi tersebut juga tampil di konvensi Partai Demokrat pada pekan ini. Bahkan Dunham, America Ferrera dan Chloe Grace Moretz menyempatkan berpidato, pada Selasa malam (26/7), untuk memberikan dukungan kepada sang kandidat, Hillary Clinton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai anti-Trump, tentu saja isi pidato selebriti tersebut terdengar sengit. Laman Hollywood Reporter mengabarkan, Ferrera pun tak gentar memelesetkan kampanye Trump, “Dia kerap menyebut America. Dia berusaha menjadikan saya hebat lagi. Saya tidak mengerti. Saya sudah hebat selama bertahun-tahun.”
Tak kalah sengit, pernyataan Eva Longoria kepada Trump, “Keluarga saya tidak pernah melintasi batas negara, batas negara lah yang melintasi kami.” Agaknya sang aktris cantik berdarah Latin kesal lantaran Trump pernah berencana membuat benteng agar warga Amerika Selatan tidak bisa masuk Amerika Utara.
Sementara itu, di kesempatan terpisah, Khloe Kardashian menyatakan kebenciannya terhadap Trump dan acara televisi yang pernah dipandunya, Celebrity Apprentice. Ia mengaku mengikuti acara tersebut, pada 2009, lantaran dipaksa ibunya, Kris Jenner. “Saya membenci setiap menitnya. Saya ditempatkan di situasi yang tidak pernah saya inginkan.”
Khloe tidak mengelak ketika itu dirinya stres, sampai-sampai ingin memaki kasar Trump. Kini, Khole memastikan dirinya tidak akan memilih Trump sebagai Presiden AS sekalipun selama ini klan Kardashian dan Jenner dikenal memiliki hubungan baik dengan keluarga presiden. Khloe sangsi, “Saya tidak yakin dia bakal menjadi presiden yang baik."
(vga/vga)