Namun, para personel Stone Roses menolak lamarannya, karena Slash selalu mengenakan celana berbahan kulit yang dirasa terlalu mencolok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum Ibrahim menyatakan kebenaran kabar itu, Slash juga sempat buka suara mengenai hal yang sama, saat diwawancara oleh The Guardian pada 2010.
"Saya tidak pernah bertemu dengan mereka. Mungkin saya terlalu sibuk dengan Guns N' Roses," ujar Slash.
"Kabar mengenai kami mengaudisi vokalis The Velvet Revolver juga tidak benar," lanjutnya.
Saat ini, Stone Roses beranggotakan Ian Brown, John Squire, Mani dan Reni.
Band yang terbentuk di Manchester pada 1983 itu sempat bubar pada 1996, dan kembali reuni pada 2011.
Sepanjang kariernya, mereka telah merilis dua album, The Stone Roses (1989) dan Second Coming (1994).
Tahun ini, mereka kembali merilis album. Menjelang peluncurannya, The Stone Roses telah merilis dua single yang berjudul All For One dan Beautiful Thing.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)