Dikutip dari Esquire pada Kamis (4/8), aktor yang terkenal lewat film trilogi Dollars ini mengatakan kalau semua orang harus berhenti menyebut kalau Trump ialah seseorang yang rasis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ia adalah sesuatu. Ia adalah seseorang dapat diandalkan. Semua orang pasti sudah lelah dengan politik dengan janji manis. Kita adalah generasi yang gemar dengan janji manis," kata Eastwood.
Eastwood mengaku tidak mendukung siapapun calon Presiden AS. Ia juga mengaku belum bertemu dengan Trump maupun Hillary Clinton, kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat.
Namun, masih dalam wawancara yang sama, ia kembali menegaskan kalau media dan orang-orangnya seharusnya tidak memojokkan Trump.
"Ini adalah masa yang paling menyedihkan dalam sejarah," ujar Eastwood.
Terpilihnya Trump sebagai kandidat Presiden AS membuat banyak orang resah, karena Trump kerap melontarkan pernyataan yang "sadis".
Pernyataan bernada kontroversial pun bermunculan, begitu juga kalangan musisi, mulai dari Queen, Neil Young, Adele, The Rolling Stones, Aerosmith hingga R.E.M.
(ard/ard)