Mengutip Billboard, Eide mengizinkan administrator pengurus harta Prince untuk menjual enam properti sang musisi. Enam properti itu terdiri dari rumah-rumah Prince dan tanah kosong yang belum ada bangunan di atasnya.
Jika terjual semua, properti itu akan menghasilkan banyak uang. Diperkirakan, nilai bangunan yang sudah jadi sebesar US$22 juta atau setara dengan Rp288 miliar. Sementara lahan kosong seluas 63 hektar itu bernilai US$13,7 juta atau Rp179 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu merupakan rumah tempat Prince ditemukan meninggal dunia.
Administrator perumahan Bremer Trust telah mengurungkan rencana menjual istana yang sempat digunakan Prince sebagai rumah merangkap studio rekaman, area konser dan tempat menyimpan brankas dokumen itu. Dikabarkan rumah itu akan dijadikan museum.
Peninggalan Prince, termasuk rumah mewahnya, sempat menjadi perdebatan yang santer dibicarakan. Banyak yang mengaku sebagai pewarisnya dengan mengajukan ke pengadilan Minnesota. Semua demi mendapat warisan.
Namun hakim di pengadilan itu membatalkan klaim ahli waris dari sekitar 30 orang. Hak waris Prince secara resmi akhirnya jatuh ke tangan saudara perempuan dan saudara-saudara tirinya. (rsa/rsa)