Dikutip dari Walla pada Senin (15/8), mantan vokalis The Smiths yang pada Oktober mendatang akan kembali konser di Jakarta ini sedang menjalani perawatan penyakit kanker.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, kalau mereka mengambil darah lagi, kemungkinan tubuh saya bisa hancur," lanjutnya.
Ketika itu, ia mengaku sangat siap untuk menghadapi kematian.
"Jika saya harus mati, maka saya akan mati. Jika tidak, berarti saya belum mati," ujar Morrissey.
Perawatan itu dilakukan setelah ia mengalami keracunan makanan, saat tengah menjalani rangkaian tur konser di Amerika Selatan pada 2013.
Morrissey merasa, kalau kondisi kesehataannya saat itu "dapat membuatnya mati dalam waktu sembilan menit", sehingga ia langsung memutuskan untuk menjalani perawatan kesehatan.
Walau kesehatan tengah terganggu, Morrissey masih ingin berkarya.
Ia mengaku sudah berencana untuk menyusun album baru dan mencari musisi untuk diajak berkolaborasi.
Tapi, ia merasa pesimis dengan industri musik di dunia hari ini.
"Ada masa ketika industri musik melayani musisi, kini malah sebaliknya, dan semakin tidak memiliki rasa," kata Morrissey.
(ard/ard)