Album hasil kolaborasinya dengan penyanyi jazz lawas Tony Bennett itu berhasil memberinya piala dari ajang penghargaan musik Grammy Awards.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menjadi bukti kembali Gaga ke industri musik, yang membuat menarik album ini ialah campur tangan sejumlah musisi muda sebagai produser musik.
Ronson, yang sama-sama tumbuh besar dengan Gaga di kawasan Upper West Side, New York, merasa musikalitas Gaga memberinya banyak kemudahan dalam menggubah lagu.
"Ia adalah salah satu musisi pop terbaik saat ini. Saya sudah tidak sabar untuk menggubah lagu dengannya," ujar Ronson.
Bagi yang belum mengetahui, BloodPop ialah produser yang membantu menggubah lagu hit Justin Bieber yang bertajuk Sorry.
Sedangkan RedOne ialah produser yang membantu Gaga dalam menggubah lagu hitsnya yang berjudul Poker Face dan Bad Romance.
Mengenai kerja samanya dengan Gaga, RedOne tentu saja merasa bangga. Hal itu dikatakannya saat diwawancara oleh Billboard belum lama ini.
"Saya senang dapat bekerjasama dengannya lagi. Kini saya melihatnya banyak tersenyum, seperti yang saya kenal pertama kali. Ia sedang berada dalam kebahagiaan," kata RedOne.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)