Melihat potensi itu, sang penulis J.K. Rowling ingin mengembangkan cerita ke bentuk penulisan yang lain. Seperti diberitakan NME, Rowling akan merilis seri cerpen tentang 'the boy who lived' itu.
Rowling mengumumkan, dirinya telah menulis tiga koleksi cerpen Harry Potter yang akan diterbitkan berupa pada 6 September mendatang. Namun, bentuknya tidak lagi karya konvensional. Tiga cerita itu akan dirilis Rowling dalam buku elektronik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buku pertama dari seri cerpen itu menceritakan sekilas tentang sisi gelap dari dunia sihir, termasuk sejarah penjara Azkaban. Buku yang akan diberi judul Power, Politics, and Pesky Poltergeists itu juga mengisahkan tentang hidup Profesor Dolores Umbridge serta persahabatan antara Tom Marvolo Riddle dan peracik ramuan, Horace Slughorn.
Di seri terakhir, Rowling mengisahkan sejarah sekolah tempat Potter, Hermoine Granger dan Ron Weasley menimba ilmu. Judul buku terakhir itu Hogwarts: An Incomplete and Unreliable Guide.
Pencinta Harry Potter, yang tujuh novel pertamanya laris baik dalam buku maupun film, sudah bisa memesan seri cerpen itu.
Selain mengenang kembali Harry Potter melalui buku, penggemar juga masih bisa menonton pertunjukan teater Harry Potter and The Cursed Child di Palace Theatre London, meski tiketnya sudah terjual habis sampai beberapa bulan lagi.
Pertengahan November mendatang, akan ada pula film prekuel Harry Potter yang berjudul Fantastic Beasts and Where to Find Them. Film itu dibintangi Eddie Redmayne sebagai zoologi, Newt Scamander. (rsa/rsa)