Mereka berbondong-bondong ke Ecovention Eco Park, Ancol Jakarta, Minggu (4/9) untuk menyaksikan band idolanya. Tahun ini merupakan kali ke-lima band yang digawangi Pierre Bouvier (vokal), Chuck Comeau (drum), Jeff Stinco (gitar), Sebastien Lefebvre (gitar), dan David Desrosiers (bass) itu mengunjungi penggemar di Indonesia.
Sebelumnya, mereka pernah tampil di Jakarta pada 2005 dalam rangkaian tur konser Still Not Getting Any. Pada 2008 Simple Plan kembali ke Indonesia bersama New Found Glory, One Republic, dan Lost Prophets, manggung di Tennis Indoor Senayan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka yang tergabung dalam SPCrew, fanbase internasional yang dinaungi langsung oleh manajemen Simple Plan, seharusnya mendapat kesempatan melihat idola mereka lebih awal.
SPCrew seharusnya bisa bertemu sapa dan menyaksikan Simple Plan latihan pukul lima sore sebelum mereka tampil. Tetapi, mereka yang telah berkumpul sebelum waktunya itu masih saja terlantas hingga satu jam setelah yang dijanjikan.
Penantian mereka berujung kabar buruk. Mereka menerima surat elektronik yang berisikan bahwa acara bertajuk 'Soundcheck Party' itu dibatalkan.
"Kami dari SPCrew ada 12 orang harusnya dapat kesempatan buat meet and greet termasuk soundcheck party, tapi terus dibatalkan lewat e-mail barusan [sekitar pukul 6]," ungkap Shanti satu anggota SPCrew pada CNNIndonesia.com.
Beruntung, ada pelipur lara saat Shanti dkk dikabari penyelenggara untuk bisa masuk lebih awal dan menempati barisan terdepan. Senyum mereka pun tersungging karena bisa menempati posisi terdekat menyaksikan band pelantun Welcome to My Life.
"Walaupun kecewa setidakmua bisa lihat mereka lagi secara langsung dan dekat nanti," ucap Shanti. (rsa/rsa)