Diberitakan NME, rekan satu bandnya, Brian May yang juga astrofisikawan mengungkapkan kabar itu dalam sebuah video.
"Saya senang bisa mengumumkan bahwa International Astronomical Union Minor Planet Center hari ini telah menetapkan Asteroid 17473, yang ditemukan pada 1991, dengan nama Freddie," May mengatakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu seperti bara api dalam ruang yang dipenuhi asteroid ini, Anda butuh teleskop yang layak untuk melihatnya. Ini hanya setitik cahaya tetapi sangat spesial. Dan mungkin suatu hari kita bisa sampai ke sana," ucap May.
Direktur Southwest Research Institute Joel Parker menambahkan, asteroid itu juga menjadi wujud penggalan lirik Mercury yang berbunyi 'I'm a shooting star leaping through the sky' dalam lagu Don't Stop Me Now.
Lewat Asteroid 17473 Freddie Mercury, penggalan lirik itu benar terwujud.
"Bahkan jika Anda tidak melihatnya [Mercury] melompati langit, Anda yakin dia di sana, seperti apa yang ia nyanyikan: 'floating around in ecstacy' untuk ribuan tahun mendatang," kata Parker.
Freddie Mercury bergabung dengan Queen sejak 1970, hingga ia akhirnya mangkat pada 24 November 1991 di Kensington, London, Inggris. Selain dikenal dengan pesonanya, vokalis dan penulis utama Queen itu juga populer sebagai penyanyi flamboyan yang mahir melantunkan nada dengan rentang vokal mencapai empat oktaf. (rsa/rsa)