Dikutip dari NME pada Rabu (7/9), keputusan itu diambil setelah pemerintah kota melakukan pertemuan yang berlangsung selama tujuh jam pada Selasa (6/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu perwakilan dari badan industri hiburan malam yang, Alan Miller, mengatakan kalau pihaknya akan terus memperjuangkan izin beroperasi Fabric.
Penutupan Fabric diperkirakan akan membuat sebanyak 250 orang karyawannya kehilangan pekerjaan.
Sebelum pemerintah kota Islington mencabut izinnya, sekitar 150 ribu orang telah menandatangani petisi yang berisi penolakan penutupan Fabric.
Drama pencabutan izin beroperasi Fabric dimulai setelah ditemukannya kasus kematian akibat narkoba yang menimpa sejumlah pengunjungnya.
Terakhir pada Agustus, dua orang remaja berusia 18 tahun ditemukan tak bernyawa di kelab malam yang berlokasi di Farringdon.
Setelah itu, Walikota London, Sadiq Khan meminta agar pemerintah kota sekaligus pihak berwajib untuk memantau aktifitas tempat hiburan malam, demi menekan angka kematian akibat narkoba.
(ard)