Karya tersebut telah membawa nama Moore terkenal di seluruh dunia. Namun, baru-baru ini Moore mengungkapkan dia akan segera pensiun dari dunia tulis menulis.
Hal itu ia ungkapkan saat melakukan konferensi pers di London dalam rangka peluncuran karya terbarunya bertajuk Jerusalem. Moore berujar, saat ini hanya ada sekitar 250 halaman komik yang tersisa, yang dia miliki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Moore menjelaskan bahwa ia dan kerabatnya, Kevin, kini tengah menyelesaikan Cinema Purgatorio.
Keputusan angkat kaki dari dunia menulis itu, diakui Moore muncul ketika dia merasa sudah terlalu lama berada pada zona nyamannya.
Karenanya, ia pun ingin mencoba hal lain yang menarik minatnya, seperti film. Bagi pria berusia 62 tahun tersebut mengerjakan film adalah tantangan tersendiri karena ia tak pernah mengerjakan film sebelumnya.
"Atau mungkin membuat novel raksasa. Hal yang bahkan saya tak yakin akan punya stamina untuk menyelesaikannya," ujar Moore.
Menurutnya, tak ada lagi yang perlu ia buktikan untuk 'menaklukkan' komik. "Tapi saya tetap menghormati komik sebagai sebuah media yang indah," tambahnya.
Keinginannya untuk mundur dari dunia komik pun ia cerminkan pada salah satu karakter di novel Jerusalem. Ia menuliskan bahwa karakter itu tak pernah membaca komik sama sekali, meskipun ia berada pada dunia yang memaklumi jika orang dewasa membaca komik.
"Menurut pandangannya, membaca komik akan membuatnya terlihat lebih konyol," katanya, seperti dikutip dari The Guardian.
Pada 2014 lalu Moore sebenarnya telah berujar bahwa ia akan pensiun dari ketenarannya itu. "Lebih baik jika saya membiarkan karya saya yang berbicara. Itulah yang selama ini saya inginkan, baik sebagai penulis dan sebagai pembaca karya lain."
(meg)