Teori konspirasi itu ada setelah munculnya sebuah video yang menampilkan seorang penyanyi yang mirip Nirvana. Video itu sendiri bertahun 2012, dan yang ada di dalamnya adalah penyanyi bernama Ramiro Saavedra, seperti dilansir Contact Music.
Dalam ajang pencarian bakat di televisi Peru, Yo Soy Saavedra menyanyikan Come as You Are. Penampilannya memang mirip Cobain, dengan rambut pirang dan kaca mata hitam. Busananya sendiri sengaja dibuat mirip dengan gaya Cobain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanggapan itu jelas mendapat banyak reaksi dari penggemar. Lebih dari tujuh ribu pengguna Facebook membagikannya, serta lebih dari lima ribu orang yang berkomentar. Hampir 60 ribu bereaksi dengan memberi jempol atau tawa.
Tapi Nirvana sepertinya ingin berlarut-larut dengan lelucon mereka. Akun itu menanggapi beberapa komentar dengan pernyataan yang salah satunya, "Saya pikir orang-orang suka teori konspirasi. Saya tidak bisa melakukan apa pun yang benar!"
"Wahai anak-anak, apa pun yang ada di Facebook itu betul," tulis mereka sebagai komentar lainnya.
Salah satu penggemar kemudian menulis, "Dia [Cobain] sudah meninggal! Courtney [Courtney Love, istri Cobain] yang membunuhnya, fokuslah kepada waktu dan upaya Anda untuk menghakiminya." Untuk itu Nirvana membalas tak kalah sarkas, "Ini dia, teori konspirasi yang lain."
Pemilik nama lengkap Kurt Donald Cobain ditemukan tewas pada 8 April 1994 di rumahnya di Seattle, Washington. Secara resmi kematiannya dinyatakan karena bunuh diri. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa Cobain meninggal setelah menembakkan senapan ke kepalanya sendiri.
Meski demikian, hingga kini para penggemar masih berspekulasi dan menciptakan teori-teori perihal kematian sang idola. Ada yang menyebutnya belum meninggal, ada pula yang menganggap kematian Cobain sebenarnya adalah pembunuhan. (rsa)