Penulis asal Inggris itu terkenal dengan novel fiksi kriminal dan pembunuhan. Ia mampu membuat kasus pembunuhan dengan begitu menarik dan membuat penasaran. Karakter dan alur cerita yang ia buat mampu memincut pembaca.
Tapi karya Christie tidak berhenti dalam bentuk buku saja. Ada tiga novelnya yang kemudian diadaptasi menjadi film. Novel tersebut adalah Murder on the Orient Express (1934), Death on The Nile (1937) dan 4.50 from Paddington (1957).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Murder on the Orient Express menjadi film adaptasi karya Christie tersukses sepanjang masa. Setelah itu belum ada film lain yang menandingi atau mengulang kesuksesan yang sama.
Pada 2001 film itu kembali dibuat. Kali ini dibintangi Alfred Molina, Meredith Baxter, Leslie Caron, dan Peter Strauss. Sayang, ia tidak berhasil mengulang kesuksesan tahun 1974.
Empat tahun setelah Murder on the Orient Express, giliran novel Death on The Nile yang difilmkan. Lagi-lagi itu mendapat tanggapan positif dari publik dan kritikus film.
Keuntungan yang diraup pun cukup besar. Kurang lebih mendapatkan keuntungan sebesar US$14 juta atau setara dengan Rp184 miliar.
Baru-baru ini dikabarkan Ben Affleck akan membintangi dan menyutradarai film adaptasi dari novel Christie. Mengutip The Guardian, film itu akan diberi judul Witness for the Prosecution. Kemungkinan besar Affleck akan berperan sebagai pengacara untuk laki-laki yang dituduh membunuh wanita tua.
Jika benar rilis, film ini menjadi bukti bahwa karya Christie tak lekang oleh waktu. (rsa)