Hal itu diungkapkan manajer Cavill, Dany Garcia, dalam sebuah wawancara bersama Newsweek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi jadwal Cavill yang padat sebagai Superman, sang manager menjawab santai.
Tidak hanya syuting, Cavill pun berhasrat mengembangkan rumah produksi film.
“Dia terus melakukan strategi ulang, bahkan dia banyak berinvestasi di bidang properti untuk proyek rumah produksi filmnya, Promethean. Cavill sangat fokus di dunia perfilman,” tutur Garcia.
Sang manajer pun optimistis Cavill bisa menjadi bintang besar dan sosok yang berpengaruh di industri perfilman Hollywood.
“Mungkin dia hanya butuh satu atau dua tahun lagi,” tambahnya.
Di sisi lain, lawan main Cavill di film Batman v Superman, Ben Affleck pun, tengah sibuk mempersiapkan film lepasan Batman. Tentu saja, Affleck akan kembali berperan menjadi sang ksatria kegelapan, sekaligus sutradara film itu.
Baru-baru ini, NME melansir bahwa aktor serial True Blood, Joe Manganiello, telah dikontrak untuk berperan sebagai Deathstroke, musuh bebuyutan Batman. Film terbaru Batman itu rencananya akan tayang pada 2018 mendatang. (les)