"Kematian itu berada di belakang kepala, terutama seusia saya, 64 tahun. Kita kaget ketika satu dari empat ikon meninggal, seperti Prince, Bowie, Glenn Frey dan Lemmy. Mereka Tuhan dalam jalan kami," kata Sting seperti dilansir Rolling Stone.
Sting melanjutkan, "Jadi ketika mereka meninggal, kami menanyakan keabadian kami. Bahkan saya, seorang musisi rock, harus bertanya ke diri sendiri. Pada akhirnya realisasi yang terasa pahit tidak berarti apa-apa."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada penggalan seperti "Another of our comrades were taken down" dan "You sing his songs in some sad tribute.” Begitu juga dengan penggalan lirik "50,000 voices rising every time he sings" dan "Rock stars don't ever die / They only fade away.”
Nantinya lagu itu akan terdapat dalam album terbaru Sting yang bertajuk 57th & 9th. Album itu sendiri dijawalkan rilis pada 11 November mendatang.
Satu angkatan dengan Prince maupun Bowie, mantan personel The Police itu sangat peduli jika ada kerabat musisi yang mendahuluinya. Ia mengaku merasa sepi ketika satu per satu musisi yang satu angkatan dengannya pergi terlebih dahulu.
Sepanjang karier bermusiknya, musisi asal Inggris ini sudah memiliki 11 album. Album tersebut adalah The Dream of the Blue Turtles (1985), ...Nothing Like the Sun (1987), The Soul Cages (1991), Ten Summoner's Tales (1993), Mercury Falling (1996), Brand New Day (1999), Sacred Love (2003), Songs from the Labyrinth (2006), If on a Winter's Night... (2009), Symphonicities (2010) dan The Last Ship (2013).
Dengan demikian, kualitas Sting dalam bermusik sudah tidak diragukan lagi. Lewat berbagai karya ia mendapat banyak penghargaan bergengsi. Sampai saat ini ia telah mengantongi 25 penghargaan American Music Awards dan 16 Grammy Awards.