Seperti yang dilakukan oleh Sophie Turner, yang memerankan karakter Sansa Stark.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat menjawab pun ekpresi muka Turner sedikit berubah untuk membuat penonton penasaran.
Bahkan sang produser, David Benioff dan D. B. Weiss, tak segan untuk membunuh karakter yang dicintai banyak penggemar.
Kematian sejumlah karakter dalam GoT juga tidak pernah bisa dengan mudah ditebak. Dalam keadaan yang aman, bisa saja karakter itu tewas. Oleh karena itu, penggemar GoT selalu penasaran dengan karakter yang akan muncul dalam musim terbarunya.
Aktris asal Inggris yang berusia 20 tahun itu juga menjelaskan bahwa kisah musim ke-tujuh akan semakin menyedihkan.
"(Musim ke-tujuh) cukup menyedihkan. Segalanya seakan bersiap menuju akhir," kata Turner.
Jika diperhatikan pada musim ke-enam, karakter Sansa Stark memiliki peran penting. Ia bekerja sama dengan saudara tirinya, Jon Snow (Kit Harington), untuk merebut kastil Winterfell yang merupakan kastil dari klan Stark.
Mereka berhasil mengalahkan Ramsay Bolton pada episode sembilan musim ke-enam.
Walau begitu, pada akhir musim ke enam karakter Sansa Stark mengalami sedikit perubahan. Ia berubah dari perempuan lugu menjadi sosok perempuan yang memegang kendali tanpa rasa takut.
Perubahan sifat karakter Sansa Stark juga menjadi spekulasi yang menarik bagi penggemar GoT.
"Kalian tidak akan tahu apa yang terjadi dengan Sansa Stark di musim ke-tujuh. Kami berusaha menemukan di mana loyalitas dia, apakah dia akan menjadi Stark sejati atau tidak. Nanti kalian akan tahu" kata Turner. (ard)