Inilah yang membayangi Tiara Josodirdjo sejak sembilan tahun lalu. Ia lantas menggagas sebuah pertunjukan yang kemudian ia beri judul 'Khatulistiwa, Jejak Langkah Negeriku.'
"Saya ingin menyuguhkan sebuah musikal kolosal yang megah tentang pahlawan Indonesia," ujarnya saat ditemui di Peacock Lounge, Fairmont Hotel Senayan, Jakarta, pada Rabu (21/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kisah masing-masing pejuang akan disampaikan bergantian, sehingga publik bisa melihat keterkaitannya," ujar Tiara menambahkan.
Lebih jauh dia menegaskan bahwa pementasan musikal yang didukung oleh Bank CIMB Niaga ini jauh dari tujuan komersil. Bahkan, bisa dibilang sebagai sebuah program sosial dalam menggali seni budaya Indonesia, dan menghadirkannya lewat tarian dan lagu-lagu Indonesia, dari mulai lagu nasional, anak dan daerah.
Pementasan kolosal
Secara terpisah, Melvi Tampubolon, produser Musikal Khatulistiwa mengungkapkan tim produksi telah melakukan persiapan sejak Maret lalu.
"Setiap adegan merujuk berdasarkan kejadian nyata, dari mulai kostum hingga mainan yang digunakan saat itu, sehingga butuh riset mendalam," ujarnya.
Disutradarai Adjie N.A dari Peqho Teater, naskah pementasan ini ditulis Nataya Bagya dan Mima Yusuf dengan didasari atas sejumlah riset dan wawancara dengan sejarawan, serta disupervisi Asep Kambali, pendiri komunitas Historia.
Para pemainnya, antara lain Kelly Tandiono, Rio Dewanto, Sita Nursanti, Tika Bravani, Ade Firman Hakim, Epy Kusnandar, Gabriel Harvianto, dan Haikal Baron.
Sementara, untuk kostumnya akan dirancang desainer fesyen Auguste Susastro, serta penata tari Jefriandi Usman. (rsa)