Sebelumnya secara terbuka, Kardashian berada di tim Hillary sejak musim panas lalu. Hal itu ia kemukakan tepatnya Juni lalu kepada Majalah GQ bahwa ia berencana memberikan suaranya untuk Clinton. Tapi percakapannya dengan orang tua tirinya, Caitlyn Jenner membuat dia ragu akan pilihan awalnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenner terus berafiliasi dengan partai Republik. Mantan Olympian itu telah berulang kali membuat perlawanannya untuk Clinton secara jelas, yang menurutnya calon dari Partai Demokrat itu "tidak peduli tentang wanita."
Dia mengatakan kepada GQ bahwa sementara ini ia memberikan suara untuk Clinton, tapi pada satu waktu ia cenderung memilih Trump.
Terlepas dari pengaruh ayah tirinya, dia pun dinyatakan juga memiliki hubungan profesional dengan Trump, setelah muncul di "The Apprentice" pada 2010.
Di lain pihak, kala Yahoo! Politik meminta Trump untuk menggambarkan bintang reality itu dalam dua kata, ia mengatakan tidak bisa melakukannya.
"Ya, lihat, dia begitu baik padaku," katanya. "Maksudku setiap kali saya melihat dia hanya, saya hanya akan mengatakan dia selalu baik padaku," tambah Trump.
Sementara itu, ketika muncul dukungan agar suaminya Kanye West mencalonkan diri menjadi presiden tahun 2020, Kardashian pun berpikir dua kali.
"Lihatlah semua hal yang mengerikan yang mereka lakukan untuk Melania (Trump), memasang fotonya telanjang," katanya pada Wonderland.
"Saya akan mengatakan kepada Kanye: 'Babe, kau tahu foto seperti apa yang akan mereka pasang!" ... Saya tidak ingin memberi saran padanya, tapi aku cukup yakin (jika ia akan mencalonkan) Demokrat. Mungkin independen? Saya tidak tahu seberapa serius dia tentang hal itu. Kita lihat saja," katanya. (chs)