Hal tersebut tentu mengejutkan dan mengundang banyak komentar dari netizen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusannya itu pun lantas menimbulkan pro dan kontra di beberapa kalangan dan memicu kecaman.
Diberitakan sejak awal tahun ini, Playboy sudah mengubah arah pemberitaannya dengan melakukan beberapa perubahan.
Salah satunya yang bisa dibilang terbesar ialah mengurangi foto tanpa busana dan memperbanyak artikel feature.
Bahkan di edisi September, Playboy menulis soal Paul Beatty, seorang novelis berkulit hitam. Namun, baru kali ini mereka menghadirkan wajah wanita muslim di majalahnya.
Dalam foto yang telah banyak beredar, wartawan berusia 22 tahun yang bekerja untuk Newsy itu tampil gaya dengan celana jeans hitam, sepatu kets, jaket kulit dan tentu saja, jilbab sebagai penutup kepalanya.
Meski sudah tampil sedemikian tertutupnya, kemunculan Tagouri di majalah dengan simbol kelinci itu tak membuat netizen berhenti berkomentar.
Salah satunya tanggapannya datang dari pemilik akun Twitter @ChayadMiah.
"Seorang berhijab berpose untuk Playboy, apa yang sedang terjadi dengan dunia," tulisnya.
Tapi, Nagouri sendiri tak ambil pusing soal hal itu. "Saya tidak membaca atau memerhatikan semua itu," kata Nagouri.
"Itu hanya energi negatif yang tidak sehat," lanjutnya.
(ard)