Peristiwa itu membuat Kanye West, suami Kim yang sedang tampil di Festival Meadows New York, Minggu malam waktu setempat, langsung menghentikan konser.
“Saya meminta maaf. Keluarga saya sedang dalam keadaan darurat. Saya terpaksa harus menghentikan konser ini,” katanya di tengah panggung. Sebelumnya, ia sempat berbincang dengan salah satu penjaga, diberi tahu kondisi Kim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
The Hollywood Reporter memberitakan, Kanye menjadwalkan ulang beberapa konser yang seharusnya ia lakoni untuk tur Saint Pablo, bentuk promosi barunya.
Namun perubahan jadwal itu sederhana, penonton yang sudah terlanjur membeli tiket tak perlu menukarkan atau mengembalikannya. Tiket yang mereka pegang masih bisa digunakan untuk tanggal yang telah dijadwalkan kembali, menurut promotor Live Nation yang mengorganisasikan tur Saint Pablo Kanye itu.
Sementara konser tur Saint Pablo sendiri akan dihentikan sementara, dan baru dilanjutkan kembali pada Jumat (7/10) mendatang di United Center, Chicago.
Sementara ini, Kanye menemani istrinya yang masih syok karena saat dirampok sedang berada sendirian. Pengawalnya sedang menemani Kourtney Kardashian dan Kendall Jenner berpesta di kelab malam dekat apartemen mewah eksklusif itu.
Beberapa pihak menyangka perbuatan mendobrak masuk, mengikat Kim di toilet, mengambil perhiasan, kartu kredit serta dua ponsel itu adalah orang dalam.
Namun Kim tidak menyalahkan pengawalnya yang lalai tidak berada di lokasi kejadian. Polisi Paris sampai saat ini masih menyelidiki peristiwa itu. (rsa)