Band bernama The Secret itu awalnya hanya sebuah proyek sementara. Penyelenggara acara bertajuk The Secret yang menggagasnya. Para pengisi proyek itu kemudian ‘ketagihan’ bermusik bersama, lalu membentuk band.
“Ini awalnya hanya untuk keperluan tur bernama The Secret. Dimulai dari 10 Mei lalu di enam kota di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Pas show kami bawakan lagu-lagu hits Padi, Ungu dan yang lain. Tapi ketika selesai kami merasa sudah klop dan coba bikin satu lagu,” kata Piyu menerangkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Mereka berdua [Nathali dan Inggar] baru memulai. Tapi saat bertemu interaksi musiknya makin asik dan dapat chemistry-nya sehingga diteruskan," kata Piyu.
Tidak seperti band lain yang mengkhususkan diri di satu genre, The Secret lebih terbuka. “Kami membuka selebar-lebarnya, eksplor sebebas-bebasnya. Kami tidak mau terpaku, tapi kami mau mengeksplorasi itu," Makki angkat bicara.
Dengan begitu, mereka ingin terlepas dari benak banyak orang bahwa The Secret akan sama seperti band terdahulu, Padi maupun Ungu. "The Secret ingin menjadi diri kami sendiri, kami ingin membuat musik yang mau kita mainkan, musik yang dikombinasikan lirik-lirik pertema dan membuat sesuatu yang fun," ucap Piyu.
Makki menambahkan, “Kami ingin membuat musik yang baik, enak didengar, dengan versi sekarang yang relatif baru atau setidaknya mematahkan anggapan orang soal arah musik kami.”
Melepaskan diri dari band lama juga berarti tak mendengar lagu-lagu khas Padi maupun Ungu. Jangan harap mendengar lagu menyayat hati seperti Rapuh atau Demi Waktu, akan dinyanyikan oleh The Secret. Tidak ada lagi lagu puitis.
"Tidak lagi puitis tapi lebih ke science dan logika, itu yang membedakan lirik saya dulu. Temanya akan lebih lebar, dengan adanya dua vokalis pun mendukung itu jadi lebih luas," kata gitaris asal Surabaya, Jawa Timur itu.
Album pertama The Secret berisi 11 lagu, rencananya dirilis tahun depan. Single perdana mereka yang berjudul Semesta telah dirilis sejak minggu kedua September lewat siaran radio. Versi digitalnya pun dirilis akhir bulan lalu.
Single ke-dua berjudul Tunggu Aku di Bulan dan terinspirasi dari Interstellar. Tunggu Aku di Bulan rencananya dirilis akhir tahun ini. (rsa)