Setahun kemudian, pertunjukkan itu ditampilkan perdana di St. James Theatre dan mencapai rekor tersendiri hingga 422 pertunjukan, sebelum akhirnya membuka pertunjukkan di West End Theatre, London pada 2015.
Kini, mengutip Contact Music, pada Kamis lalu, album ikonik tersebut juga akan diadaptasi ke dalam sebuah film, dan telah mendapat 'lampu hijau' dari jaringan HBO.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, rencana tersebut akan diwujudkan untuk saat ini," katanya pada NME.
Rencana pembuatan film ini pertama kali muncul pada 2013, dan setahun kemudian penulis naskah Rolin Jones mengungkapkan ia telah hampir menyelesaikan naskahnya.
"Ide dasarnya adalah membuat film ini menjadi sedikit lebih nakal, jorok, dan gila, lalu diterjemahkan ke dalam visual," ujarnya pada 2014.
"Di sana tidak akan banyak dialog, kalaupun ada hanya pendek-pendek. Setelah itu, tinggal memfilmkannya," tambah Jones.
Selain rencana kembali berperan dalam dunia akting yang mengadaptasi dari albumnya, Armstrong pun terlibat dalam film Ordinary World.
Mengutip NME, itu merupakan aksi pertama Armstrong sebagai bintang film layar lebar. Dalam film komedi yang sarat dengan emosi, Armstrong berperan sebagai mantan personel band punk bernama Perry, yang harus berjuang melanjutkan hidup setelah bandnya tidak lagi bermusik selama sepuluh tahun.
Drama hidup Perry pun berlanjut, setelah ia bertengkar dengan istrinya, Karen (diperankan Selma Blair), dan kawan bandnya, Gary (diperankan Fred Armisen) dan sang manajer (diperankan Judy Greer).
Film Ordinary World juga menyisipkan empat lagu baru yang digubah Armstrong.
Keempat lagu itu juga akan masuk dalam album baru ke-12 Green Day yang bertajuk Revolution Radio.