Setelah para bintang film—kebanyakan anggota Avengers—membuat video menentang Trump, kini giliran 30 musisi AS yang kompak membuat proyek untuk miliuner pemilik bisnis properti itu. Mereka ‘memerangi’ Trump lewat lagu.
Tidak hanya satu, mereka membuat proyek 30 hari, di mana setiap harinya satu artis akan merilis sebuah lagu kampanye anti-Trump. Proyek bertajuk '30 Days, 30 Songs' itu dibuka dengan lagu Million Dollar Loan yang dibuat oleh band beraliran alternative rock, Death Cab For Cutie.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat berkampanye di New Hampshire tahun lalu, dia berusaha menyebut dirinya sebagai seorang yang berhasil membentuk dirinya sendiri dengan mengklaim dia membangun kekayaannya hanya dengan 'pinjaman kecil satu juta dolar' dari ayahnya. Bukan hanya pernyataannya yang terbukti tak benar, dia juga sangat kurang ajar soal itu. Sangat menjijikkan buat saya,” ujar Ben, dikutip NME.
Ia menambahkan, "Donald Trump telah berulang kali menunjukkan bahwa dia tidak layak mendapat kehormatan dan tanggung jawab menjadi Presiden AS, dan tidak dalam suatu cara atau bentuk apapun untuk mewakili apa yang benar-benar ingin diperbuat negara ini. Dia berada di bawah kita."
Dalam situs resmi '30 Days, 30 Songs,' seluruh musisi menulis, "Sebagai seniman, kami bersatu dalam keinginan untuk bersuara melawan kampanye Donald Trump yang bodoh, memecah-belah, dan penuh kebencian. Kami tidak akan ditipu oleh liuk retorik Trump, oleh bualan, kebohongan, dan harapan palsunya."
Mereka melanjutkan, "Dia menunjukkan karakternya dari waktu ke waktu, dan fakta dari pencalonannya yang merupakan sebuah kesuraman bagi negeri ini.”
Menurut para musisi itu, perkataan Trump menghasut kebencian dan merayakan ketidakadilan. “Yang paling mengganggu adalah, sepanjang tahun lalu, negara ini jadi terbiasa dengan banyaknya kekejian dari retorik dan benihnya, serangannya terhadap para wanita, orang Meksiko-Amerika, para muslim, dan orang-orang tunadaksa.”
Semua lagu proyek '30 Days, 30 Songs' itu bisa dibeli di iTunes. Seluruh hasil penjualan lagu akan diberikan kepada Center for Popular Democracy dan untuk mendukung Universal Voter Registration in America.
[Gambas:Youtube] (rsa)