Menurutnya, kontroversi Trump sangat menarik untuk dibuatkan cerita dalam komik.
“Saya tidak sabar ingin segera menggambar Donald Trump,” katanya dalam sebuah wawancara di New York Comic Con, seperti dikutip dari CNN. “Saya kartunis. Kartunis bukanlah orang-orang yang hanya mengerjakan cerita untuk anak-anak,” ujarnya melanjutkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cerita Batman, bagi Miller, adalah kisah pahlawan super yang sederhana tapi kuat.
“Anda bisa menceritakan dasar [ceritanya] dalam satu kalimat: orang tuanya dibunuh.”
“Anda tidak perlu menggunakan radiasi. Anda tidak perlu menggunakan apa pun. Anda bahkan tidak perlu menggunakan planet lain. Sesederhana itu,” ujar Miller menerangkan.
Meski karyanya cukup banyak dan populer, Miller berkata ia tidak pernah berpikir menjadi komikus untuk uang. Jika ia menggambar komik tentang Trump pun, bukan untuk mengejar keuntungan dan momen karena sekarang tokoh itu sedang banyak diperbincangkan.
“Anda tidak bisa melakukan pekerjaan kreatif dan mengharapkan kesuksesan. Anda tidak benar-benar memimpin kehidupan kreatif yang sungguhan jika Anda melakukannya dengan tujuan hanya menjadi sukses,” tutur Miller dengan bijaksana.
Ia menambahkan, “Anda harus punya cerita yang berkobar dan menyakitkan di dalam diri Anda, sampai itu harus dikeluarkan.” (rsa)