Ia menyampaikan, selama ini orang-orang salah paham tentang bagaimana perasaannya saat masih bersama kelompok yang terbentuk dari X-Factor UK pada 2010 itu. Zayn meninggalkan One Direction tahun lalu, karena lelah menjadi sorotan. Ia mengaku ingin menjadi pemuda biasa.
Desas-desus beredar bahwa Zayn banyak tidak cocok dengan grup yang digawangi Harry Styles, Liam Payne, Louis Tomlinson, dan Niall Horan itu. One Direction sendiri saat ini tengah vakum selama setahun. Personelnya sibuk dengan agenda masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bisa bertemu dengan penggemar yang hebat, dan saya tak akan pernah mampu cukup berterima kasih kepada mereka untuk cinta dan dukungan yang telah mereka berikan kepada saya di kala senang dan susah," ujarnya.
Zayn merilis album solonya yang bertajuk Mind of Mine tak lama setelah meninggalkan One Direction pada 2015.
Di bagian lain dalam buku autobiografinya disebutkan, kekasih model Gigi Hadid ini pun menganggap The Beatles memiliki pengaruh penting dalam musiknya. Ia mengaku banyak mendengarkan lagu-lagu The Beatles saat mengerjakan album solonya.
"Saya sangat menyukai karya-karya mereka yang lebih memiliki unsur psychedelic, seperti Lucy in the Sky with Diamonds dari album tahun 1967 Sergeant Pepper's Lonely Hearts Club Band. Kunci nada piano pada permulaan Fool For You, dan juga gitar, terinspirasi dari suara The Beatles. Saya ingin dipengaruhi oleh semua musik dan artis yang semacam itu.”
Sang artis juga mengungkapkan bahwa ia telah menulis 48 lagu untuk album solonya, sebuah capaian yang ia sendiri tak bisa percaya.
"Ketika saya akhirnya menuntaskan rekaman Mind of Mine, saya menyadari bahwa saya telah membuat 48 lagu. Saya tidak percaya kami memiliki banyak [lagu.] Memilih daftar terakhir adalah sebuah mimpi buruk, khususnya karena semua lagu sangat berarti bagi saya, dan saya menunda selama mungkin yang saya bisa sebelum membuat keputusan," ujarnya.
Ia melanjutkan, "Pada akhirnya, itu semua datang bersama-sama; lagu-lagu yang terpilih untuk album itu berbicara untuk diri mereka sendiri." (rsa)